Pada awal sejarah perkembangan Internet, jumlah pengguna internet sangat sedikit dan informasi yang disediakan pun masih relatif kecil. Akses internet utamanya hanya terbatas bagi orang yang bekerja di universitas dan laboratorium yang membutuhkan sejumlah informasi ilmiah. Pada masa itu masalah tentang bagaimana mencari sebuah informasi di internet belumlah rumit seperti masa sekarang ini.
Site directories adalah satu dari metode pertama yang digunakan untuk mengakses sumber informasi dalam sebuah jaringan. Tautan (Link) kepada sumber informasi tersebut dikelompokkan menurut topik nya. Yahoo merupakan proyek pertama dari jenis layanan ini yang dimulai pada April 1994. Ketika jumlah situs web dalam layanan Yahoo directory meningkat tajam, pengembang Yahoo membuat cara agar directory tersebut mudah dicari. Tentunya, teknik yang dikembangkan Yahoo tersebut bukanlah suatu mesin pencari dalam bentuk sebenarnya karena pencarian terbatas pada sumber yang terdaftar dan terletak dalam direktori Yahoo. Cara yang digunakan tersebut tidak secara aktif menelusuri sumber informasi (situs web) dan konsep seo belum sepenuhnya dipergunakan.
Metode link directory seperti contoh diatas sangat populer di masa lalu, tapi tidak untuk sekarang ini. Alasannya sederhana – sebuah directory yang modern sekalipun dan dengan banyak sumber daya informasi, hanya mampu menyediakan informasi dalam jumlah yang sangat kecil. Sebagai contoh, Sebuah layanan jaringan directory yang terkenal sekarang, DMOZ (Open Directory Project) memiliki lima juta sumber daya informasi. Bandingkan dengan database mesin pencari Google yang mempunyai lebih dari delapan milyar dokumen.
WebCrawler Project dimulai pada tahun 1994 adalah prototipe pertama yang mempunyai fasilitas lengkap sebagai mesin pencari (search engine). Mesin pencari Lycos dan AltaVista berdiri pada tahun 1995 dan selama beberapa tahun Alta Vista menjadi pemain utama sebagai mesin pencari.
Di tahun 1997 Sergey Brin dan Larry Page penemu mesin pencari Google yang merupakan hasil dari suatu proyek riset di Stanford University. Google search engine sekarang menjadi mesin pencari paling populer di dunia.
Sekarang terdapat tiga mesin pencari taraf internasional yaitu Google, Yahoo dan MSN Search. Masing masing memiliki database dan algoritma pencarian sendiri. Sementara sebagian besar mesin pencari lainnya hanya mengandalkan hasil pencarian dari tiga mesin pencari raksasa ini. Contohnya mesin pencari AOL (search.aol.com) menggunakan database Google sementara AltaVista, Lycos dan AllTheWeb menggunakan database Yahoo.
Artikel Lainnya:
Astaga.com lifestyle on the net
Keywords:
Astaga.com lifestyle on the net, NowGoogle SEO Challenge, Sejarah Mesin Pencari Google, Yahoo, Bing, Altavista, Lycos, webCrawler
| Comments |
|
|
||||||||
|
||||||||














