
Mayor Nidal Malik Hasan, pelaku penembakan sesama tentara di Markas angkatan Darat Fort Hood Texas Amerika Serikat digambarkan sebagai seorang Muslim yang taat yang loyalitasnya terhadap angkatan bersenjata mungkin telah dipengaruhi oleh sikapnya yang tidak setuju atas perang di Irak dan Afghanistan dan dengan rencana Angkatan Bersenjata menugaskan dia di medan perang.
Dia dikatakan telah dipengaruhi oleh trauma yang ia lihat saat di Walter Reed Army Medical Center, di mana ia bekerja sampai saat ini sebagai psikiater mengobati tentara yang kembali dari pertempuran.
Mayor Nidal Malik Hasan, 39, lahir dan dibesarkan di Virginia. Menurut sepupunya , Orang tua Mayor Nidal Malik Hasan pindah ke AS dari sebuah kota Palestina dekat Yerusalem.
Setelah lulus SMA, ia bergabung dengan Angkatan Bersenjata AS, yang menugaskannya setelah menamatkan sekolah kedokteran.
Profil Nidal Malik Hasan digambarkan sebagai seorang yang saleh dan bijaksana. Seorang imam setempat mengatakan kepada Washington Post bahwa Nidal Malik Hasan selalu menghadiri shalat di sebuah masjid ketika ia bekerja di Walter Reed Army Medical Center di Washington DC.
"Kami hampir tidak pernah sampai ke membahas politik," ujar Faizul Khan. ""Biasanya kita sedang membahas masalah agama, tidak ada yang kontroversial, tidak seperti seorang ekstremis."
Dalam komentar lain Mr Khan mengatakan bahwa Mayor Nidal Malik Hasan telah mencoba, tapi gagal, untuk menemukan wanita yang seimbang dengannya dalam agama untuk menikah.
Dalam formulir biodata bagi mereka yang mencari pasangan melalui masjid, tempat kelahirannya ia terdaftar lahir di Arlington, Virginia, tetapi berkebangsaan Palestina, ujar Mr Khan.
Mimpi Terburuk
Dalam laporan militer disebutkan bahwa ia dalam keadaan kurang nyaman di militer dan disarankan agar dipindahkan ke Fort Hood.
Sepupunya bilang dia telah menghadapi pelecehan atas "etnis Timur Tengah" dan telah berusaha untuk meninggalkan tentara.
Bibinya, Noel Hasan, juga berpendapat demikian. "Beberapa orang dapat menerimanya, dan beberapa tidak bisa," katanya kepada Washington Post.
"Dia telah menyatakan untuk keluar dari dinas kemiliteran, namun ditolak".
Dia telah bergabung dengan militer atas keinginan orangtuanya yang telah meninggal, kata bibinya.
Beberapa laporan mengatakan bahwa Mayor Hasan menolak untuk ditugaskan ke luar negeri.
"Kami tahu bahwa selama lima tahun terakhir ini adalah mimpi terburuk bagi Nidal Malik Hasan," ujar sepupunya, Nader Hasan, kepada Fox News.
Associated Press (AP) mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Mayor Hasan telah menerima evaluasi kinerja yang buruk dari Walter Reed Army Medical Center sebelum dipindahkan ke Fort Hood di bulan Juli.
Dr Thomas Grieger, direktur pelatihan di Walter Reed Army Medical Center mengatakan kepada AP bahwa, selama Mayor Hasan berada di sana, ia mempunyai "kesulitan" yang memerlukan bimbingan dan pengawasan ekstra.
Namun, Mayor Nidal Malik Hasan "kebanyakan sangat pendiam", dan tidak pernah berbicara buruk tentang militer atau negaranya, Dr Grieger menambahkan.
"Dia bersumpah kesetiaan kepada militer," katanya. "Aku tidak mendengar apa-apa yang bertentangan dengan sumpahnya."
Kolonel Terry Lee, pensiunan militer mengatakan ia pernah bertugas bersama dengan Mayor Hasan, dan sering melihat Mayor Hasan terlibat adu argumen dengan rekan-rekan militer yang mendukung perang di Irak dan Afghanistan.
Mayor Hasan berharap Presiden AS Barack Obama segera menarik semua pasukan keluar dari medan perang, lanjut Kol Terry Lee.
Sebuah Posting di Internet
New York Times mengutip pernyataan seorang pejabat yang mengatakan bahwa FBI telah mewaspadai gelagat dari suatu posting di internet oleh seorang pria yang menyebut dirinya Nidal Hasan.
Dalam salah satu posting tersebut, tindakan seorang pembom bunuh diri yang membunuh dirinya sendiri untuk melindungi umat Islam sebagaimana seorang prajurit yang berkorban meledakkan dirinya sendiri demi untuk melindungi prajurit lain.
Namun, para pejabat mengatakan bahwa mereka tidak menegaskan bahwa Mayor Hasan penulis posting di internet tersebut. (mhp/bbc)
Artikel Lainnya:
Penembakan oleh Nidal malik Hasan diduga sebagai akibat pelecehan Agama
Susno Duaji Pulang Kampung ke Pagaralam
Keyword:
Profil Biodata Mayor Nidal Malik Hasan, Kasus Pelecehan Agama, Psikolog, Markas angkatan Darat Fort Hood Texas Amerika Serikat, Kasus Pelecehan agama Islam, susno duadji














